Pujangga Dan Syair

Tubuhmu puisiku; meski berulang ulang mencintai tetap saja jadi misteri.

Karena kau misteriku paling antik; membuat aku tetap mau membuang buang waktu memikirkanmu

Dan biarkan Aku menjadi pujangga untukmu,..

Karena semanis manisnya pujangga ia bercerita lewat puisi, lebih manis bibirmu yang melekat di bibirku berbicara tanpa kata,

Aaah… ┬ákerap kali ku katakan sajakku ini jarang sekali melibatkan hati, hanya mencoba meraba kegelapan,┬átuk mencipta syair-syair malam,..

Pujangga berdoa dalam puisi puisi, berdzikir lewat diksi, dan berikhtiar lewat sepi sepi, bukankah itu lebih baik ?

Pujangga Dan Syair

Pujangga dan Syair ~ by: Omank Shasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*